Studi Literatur Produksi Bioethanol dari Ampas Tebu dengan Metode Pyrolisis

Laily Agustina Rahmawati

Abstract


Indonesia memiliki lahan tebu seluas sekitar 475.000 hektare dan produksi tebu lebih dari 33 juta ton per tahun, dengan hasil ampas tebu mencapai 10 juta ton per tahun, sehingga berpotensi untuk menghasilkan 2 milyar liter bioethanol dalam setahun. Ampas tebu diolah menjadi bioethanol dengan menggunakan metode pyrolysis, yang dipilih berdasarkan pertimbangan prosesnya lebih cepat, dan tanpa membutuhkan pelarut. Pemanfaatan Bioetahanol dapat digunakan sebagai bahan pencampur bensin sehingga nilai oktannya meningkat dan emisi yang dihasilkan dari bahan bakar bensin menurun, sehingga lebih ramah terhadap lingkungan. Namun di sisi lain penggunaan Bioetanol bersifat korosif, sehingga penggunaan maksimal yang disarankan sebagai bahan campuran adalah 25%.


Full Text:

Download PDF

References


Anonim. 2014. Indonesia Berpotensi Produksi Listrik dari Ampas Tebu. Sumber: https://republika.co.id/berita/ekonomi/bisnis/14/08/14/naamev-indonesia-berpotensi-produksi-listrik-dari-ampas-tebu. Diakses: Jum’at, 21 Desember 2018 Pukul 3:53 WIB

Mulimani, HV., Khot, SP., Tippimath, VK., Hallad, NS., and Benni, PK. 2008. Conversion Of Waste Bagasse To Bio-Oil By Pyrolysis And Utilization Of Its Products. PROJECT REFERENCE NO.: 40S_BE_0280. Department Of Mechanical Engineering. Biluru Gurubasava Mahaswamiji Institute Of Technology, Mudhol.

Saska, M., and Medina, CM. 2006. Production of fuel ethanol from sugarcane bagasse and sugarcane trash. IX. Congress on Sugar and Sugar Cane Derivatives, Havana, Cuba, June 19 - 22, 2006

Zafar, S. 2018. Energy Potential of Bagasse. Sumber: https://www.bioenergyconsult.com/energy-potential-bagasse/ Diakses: Jum’at, 21 Desember 2018 Pukul 3:53 WIB

Sayou, V., Grause, G., Kumagai, S., Saito, Y., Kameda, T., Yoshioka, T. 2018. Pyrolysis of sugarcane bagasse pretreated with sulfuric acid. Journal of the Energy Institute xxx (2018) 1-9

Das, P., Ganesh, A., Wangikar, P. 2004. Influence of pretreatment for deashing of sugarcane bagasse on pyrolysis products, Piyali Das. Biomass and Bioenergy 27 (2004) 445–457

Patel, B., Gami, B., and Bhimani, H., 2011, “Improved Fuel Characteristics of Cotton Stalk, Prosopis and Sugar Cane Bagasse Through Torrefaction”, Energ Sust Dev, 15, 372-375.

Daniyanto, Sutidjan, Deendarlianto, Budiman, A., 2nd International Conference on Sustainable Energy Engineering and Application, ICSEEA 2014. Torrefaction of Indonesian sugar-cane bagasse to improve bio-syngas quality for gasification process. Energy Procedia 68 ( 2015 ) 157 – 166.

White, J.E., Catallo, W. J., Legendre, B.L., A Journal of Analytical and Applied Pyrolysis. 2011. Biomass pyrolysis kinetics: A comparative critical review with relevant agricultural residue case studies. Journal of Analytical and Applied Pyrolysis 91 (2011) 1–33.

Cortez, LAB., Jordan, RA., Perez, JMM., Baldassin, R., Barbin, DF., 2010. Fast Pyrolysis Test With Whole Sugarcane. BioEng, Tupã, v.4 n.2, p. 96-107

Griffin, G.J., L. C. K. Tan, L. K. Ho & M. Pannirselvam School of Civil, Environmental and Chemical Engineering, RMIT University, Australia. 2015. Conversion of bagasse to char-water fuel by pyrolysis. ISSN 1743-3541 (on-line) WIT Transactions on Ecology and The Environment, Vol 195

Wahid, LMA. 2006. Pemanfaatan Bio-Ethanol Sebagai Bahan Bakar Kendaraan Berbahan Bakar Premium. Prospek Pengembangan Bio Fuel Sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak. Pusat Pengkajian Dan Penerapan Teknologi Konversi Dan Konservasi Energi Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi. ISBN 979-95999-6-2. Halaman:61-72




DOI: https://doi.org/10.30736/4ijev.v4iss1.131

Refbacks

  • There are currently no refbacks.