Efek Hujan Asam terhadap Pertum buhan Tanaman

Mimatun Nasihah

Abstract


Pencemaran Udara  adalah peristiwa masuknya, atau tercampurnya, polutan (unsur-unsur berbahaya)  ke  dalam  lapisan  udara  (atmosfer)  yang  dapat  mengakibatkan  menurunnya  kualitas  udara  (lingkungan).  (Hogan, 1973).  Hujan asam  diartikan sebagai berbagai macam hujan dengan pH di bawah 5,6. Hujan secara  alami bersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena karbondioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan  memiliki  bentuk sebagai asam  lemah. Tanaman dipengaruhi oleh  hujan asam dalam  berbagai  macam  cara.  Lapisan lilin pada daun rusak sehingga nutrisi menghilang sehingga tanaman tidak tahan terhadap keadaan  dingin, jamur dan serangga. Pertumbuhan akar menjadi lambat sehingga lebih sedikit nutrisi yang bisa diambil,  dan  mineral-mineral  penting  menjadi  hilang.  Metode  penelitian  ini  eksperimen  yakni  Penelitian  ini  menggunakan  metode  eksperimental  yaitu  suatu  penelitian  yang  dengan  sengaja  peneliti  melakukan  manipulasi terhadap satu atau lebih variabel dengan suatu cara tertentu sehingga berpengaruh pada satu atau  lebih variabel lain yang diukur.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh hujan asam terhadap  pertumbuhan  tanaman.  Semakin  banyak  hujan  asam/semakin  rendah  pH  air  maka  pertumbuhan  tanaman  semakin tidak  normal, tidak  hanya pertumbuhan yang tidak normal tetapi banya k tanaman  yang tidak bisa tumbuh.

Keywords: Pencemaran Udara, Hujan Asam, Pertumbuhan Tanaman




DOI: https://doi.org/10.30736/1ijev.v1iss1.53

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Litbang Pemas - Universitas Islam Lamongan

Jalan Veteran No. 53A, Lamongan, Jawa Timur


Supported by:

Relawan Jurnal Indonesia



Creative Commons License


Jurnal EnviScience is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.