Hubungan Jarak Distribusi Air Bersih terhadap Sisa Klor, Total Coliform, Escherichia Coli pada Air Bersih di RSUD Dr. Soetomo

Authors

  • Suhariono Suhariono RSUD Dr Soetomo

DOI:

https://doi.org/10.30736/7ijev.v7iss2.578

Abstract

Keberadaan air bersih yang memenuhi standar sangat di butuhkan oleh rumah sakit. Standar  kualitas air bersih di rumah sakit wajib memenuhi persyaratan parameter fisik, kimia dan bakteriologis, sehingga diperlukan pengelolaan dengan baik. Kondisi kualitas air bersih yang tidak terkelola akan menyebabkan penyakit  yang disebabkan media air (water born desease).

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara jarak perpipaan (m) dengan kandungan sisa chlorin di air bersih (ppm) dan mengetahui hubungan kandungan sisa chlorin (ppm) dalam menurunkan total coliform dan bakteri Escherichia Coli di air. Metode pengambilan sampel dilakukan di 4 titik yaitu  titik terdekat dari tandon sentral, ruangan yaitu ruang merpati dan ruang neonatus dan titik terjauh di ruang isolasi khusus (RIK) 4, kemudian sampel di analisa di laboratorium pengujian dan kalibrasi PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, kemudian data dianalisis dengan menggunakan program IBM SPSS Statistic 21. Hasil penelitian dari 28 sampel yang diambil, terdapat hubungan jarak distribusi air bersih dengan sisa chlorin memiliki nilai pearson correlation (0,722) yang artinya semakin jauh jarak distribusi air bersih, sisa chlorin semakin turun. Hubungan sisa chlorin dengan total coliform  di air bersih nilai pearson correlation (-0,483). Korelasi negatif cukup, , hubungan sisa chlorin dengan Escherichia coli di air bersih nilai pearson correlation - 0,414, korelasi negatif cukup, semakin rendah sisa chlorin di air bersih semakin meningkat Escherichia coli nya. Untuk menjaga kontinyuitas sisa chlorin, maka di tandon sentral perlu pemasangan dosing pump dan pada lokasi titik terjauh diperlukan penambahan kaporit tablet (stampfold) agar sisa chlorin masih memenuhi baku mutu yaitu minimal 0,2 ppm.

Kata Kunci : Air Bersih, Sisa Chlorin, Total Coliform, Escherichia Coli.

Keberadaan air bersih yang memenuhi standar sangat di butuhkan oleh rumah sakit. Standar  kualitas air bersih di rumah sakit wajib memenuhi persyaratan parameter fisik, kimia dan bakteriologis, sehingga diperlukan pengelolaan dengan baik. Kondisi kualitas air bersih yang tidak terkelola akan menyebabkan penyakit  yang disebabkan media air (water born desease).

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara jarak perpipaan (m) dengan kandungan sisa chlorin di air bersih (ppm) dan mengetahui hubungan kandungan sisa chlorin (ppm) dalam menurunkan total coliform dan bakteri Escherichia Coli di air. Metode pengambilan sampel dilakukan di 4 titik yaitu  titik terdekat dari tandon sentral, ruangan yaitu ruang merpati dan ruang neonatus dan titik terjauh di ruang isolasi khusus (RIK) 4, kemudian sampel di analisa di laboratorium pengujian dan kalibrasi PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, kemudian data dianalisis dengan menggunakan program IBM SPSS Statistic 21. Hasil penelitian dari 28 sampel yang diambil, terdapat hubungan jarak distribusi air bersih dengan sisa chlorin memiliki nilai pearson correlation (0,722) yang artinya semakin jauh jarak distribusi air bersih, sisa chlorin semakin turun. Hubungan sisa chlorin dengan total coliform  di air bersih nilai pearson correlation (-0,483). Korelasi negatif cukup, , hubungan sisa chlorin dengan Escherichia coli di air bersih nilai pearson correlation - 0,414, korelasi negatif cukup, semakin rendah sisa chlorin di air bersih semakin meningkat Escherichia coli nya. Untuk menjaga kontinyuitas sisa chlorin, maka di tandon sentral perlu pemasangan dosing pump dan pada lokasi titik terjauh diperlukan penambahan kaporit tablet (stampfold) agar sisa chlorin masih memenuhi baku mutu yaitu minimal 0,2 ppm.

Kata Kunci : Air Bersih, Sisa Chlorin, Total Coliform, Escherichia Coli.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Suhariono Suhariono, RSUD Dr Soetomo

Sanitasi lingkungan

References

Andika JD D, Trijoko, Hanani Yusniar, (2013). Kadar Sisa Chlor dan Kandungan Bakteri E coli Perusahaan Air Minum Tirta Moedal. Jurnal Kesehatan Masyarakat, FKM Universitas Diponegoro, Semarang. 2(Nomor 2, April 2013).

Azmee N, Abdul-Mutalib A, (2022). Assessment of Coliform, Escherichia coli, and Enterococci in Raw and Treated Water in Negeri Sembilan, and Factors Associated with the Decontamination Procedure. Vol. 18, | Malaysian Journal of Fundamental and Applied Sciences.

Fuadi A, (2012). Pengaruh Residual Klorin Terhadap Kualitas Mikrobiologi Pada Jaringan Distribusi air Bersih (Studi Kasus : Jaringan Distribusi Air Bersih IPA Cilandak). Depok;

Herawati D, Yuntarso A, (2017). Penentuan Dosis Kaporit Sebagai Desinfektan dalam Menyusuhkan Konsentrasi Ammonium Pada Air Kolam Renang. Jurnal SainHealth. 1(2).

Hermiyanti, Pratiwi, Tri Wulandari Endang, (2017). Gambaran Sisa Klor dan MPN Coliform Jaringan Distribusi Air PDAM. Surabaya;

Komala PS, Agustina F, (2014). Kinerja Kaporit dalam Penyisihan E.Coli pada Air Pengolahan PDAM. 21(No. 2 Juli 2014).

Kurniawan A, Yekti A, Asih P, Wikurendra EA, (2020). Literature Review : Jarak Distribusi Terhadap Sisa Klor dan Coliform Pada Air PDAM. Surabaya;

Nurhidayah, Purnamasari N, Fuadi N, Fitriyanti, (2022). Kandungan Bakteri Total Coliform dan Escherichia Coli Air Tanah di Kabupaten Pangkap [Internet]. Vol. 2. Makassar; Available from: http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/sainfis

Novitasari D, (2020). Processing System and Evaluation Microbiological Quality of Drinking Water Fountain in Surabaya City. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 12(3):154.

Putri FH, (2012). Pengaruh Jarak Distribusi Air Terhadap Kadar Sisa Khlor, Jumlah E. Coli dan MPN Coliform Pada Jaringan Distribusi Air PDAM Kabupaten Nganjuk. Skripsi S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Airlangga: Surabaya. [Surabaya]: Universitas Airlangga;

Rochman A, Al Khakim, (2017). Dinamika Bakteri Coliform Disebabkan Oleh Tekanan, kekeruhan dan Sisa Chlor di Kota Surabaya. Surabaya;

Ramadhan AI, Ratni N, (2021). Analisa Keberadaan Sisa Klor Bebas Pada Jaringan Distribsi PDAM Kabupaten Bantul Dengan Epanet 2.0. Vol. 1, Jurnal Envirous. Surabaya;

Wang M, Ateia M, Hatano Y, Yoshimura C, (2022). Regrowth of Escherichia coli in environmental waters after chlorine disinfection: shifts in viability and culturability. Environ Sci (Camb). 8(7).

Widyastuti S, (2017). Hubungan Antara Jarak Perpipaan Distribusi Air PDAM Instalasi Kamijaro Bantul Dengan Sisa Khlor dan Keberadaan Bakteri Coliform dan Escherichia coli. Skripsi.

Zahrotul NM, Nurjazuli M, Trijoko, (2018). Hubungan Jarak Tempuh Dengan Kadar Sisa Chlor Bebas dan MPM Coliform di PDAM Reservoir Medini Kudus [Internet]. Vol. 6. Semarang; Available from: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm

Downloads

PlumX Metrics

Published

2023-09-30

How to Cite

Suhariono, S. (2023). Hubungan Jarak Distribusi Air Bersih terhadap Sisa Klor, Total Coliform, Escherichia Coli pada Air Bersih di RSUD Dr. Soetomo. Jurnal EnviScience (Environment Science), 7(2), 190–202. https://doi.org/10.30736/7ijev.v7iss2.578

Issue

Section

Artikel