Pengaruh Faktor Fisika Oseanografi terhadap Distribusi Cemaran Minyak di Perairan Teluk Balikpapan

Authors

  • Sufriady Ady Universitas Muhammadiyah Berau

DOI:

https://doi.org/10.30736/jev.v9i1.793

Keywords:

Fisika Oseanografi, Teluk Balikpapan, Total Petroleum Hidrokarbon

Abstract

Banyaknya aktivitas di Teluk Balikpapan menyebabkan kerentanan ekosistem pesisir dan menurunkan kualitas perairan, terutama karena tumpahan minyak dan limbah industri dari sekitarnya. Hal ini akan berdampak pada organisme dan masyarakat yang menggantungkan hidupnya di Teluk Balikpapan. Berdasarkan hal tersebut, penting mengetahui bagaimana faktor fisika oseanografi mempengaruhi penyebaran dan konsentrasi cemaran minyak serta membantu pengendalian pencemaran di Teluk Balikpapan. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana faktor fisika oseanografi mempengaruhi cemaran minyak dan memberikan informasi distribusi cemaran minyak di perairan Teluk Balikpapan. Pengolahan data dilakukan terhadap parameter arus permukaan, pasang surut, gelombang dan Total Petroleum Hidrocarbon (TPH).  Konsentrasi rata-rata TPH saat pasang dan surut dianalisis menggunakan uji t-student, sedangkan hubungan kecepatan   arus   dan   gelombang   signifikan   terhadap   TPH dianalisis menggunakan regresi linear sederhana.  Konsentrasi rata-rata TPH hasil uji t-student tidak menunjukkan perbedaan nyata antara pasang (0.62±0.08 ppm) dan surut (0.63±0.12 ppm).  Distribusi TPH saat pasang dan surut terakumulasi pada lekukan teluk dengan kisaran 1.00 ppm – 1.20 ppm, sedangkan yang bukan lekukan teluk relatif lebih rendah dengan konsentrasi ≤1.00 ppm. Kecepatan arus pasang berkisar antara 0.03–0.52 m/s dengan arah 200–3450 sedangkan saat surut berkisar 0.03–0.60 m/s dengan arah 1050 - 2250. Kecepatan arus berpengaruh nyata terhadap distribusi dan akumulasi TPH baik saat pasang maupun surut dengan nilai korelasi masing-masing -0.68 dan -0.74, dimana semakin tinggi kecepatan arus, TPH semakin rendah. Hasil analisis regresi gelombang signifikan dengan TPH menunjukkan pengaruh negatif dengan nilai korelasi -0.71. Arah gelombang dari selatan menyebabkan peningkatan TPH di tempat yang sama saat pasang dan surut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

I. D. Agusthin, “Mitigasi Penanggulangan Tumpahan Minyak (Oil Spill) di Perairan Laut Kepulauan Riau Berdasarkan Law Of The Sea Convention,” vol. 1, no. 2, 2024.

P. V. Nur Afif Annisa, “Analisis Dampak Lingkungan Wilayah Pesisir Akibat Tumpahan Oil Spill di Karawang,” May 2024, doi: 10.5281/ZENODO.11261952.

Z. Pinto, “Kajian Perilaku Masyarakat Pesisir yang Mengakibatkan Kerusakan Lingkungan (Studi Kasus di Pantai Kuwaru, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY),” JWL, vol. 3, no. 3, p. 163, Jun. 2016, doi: 10.14710/jwl.3.3.163-174.

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi and Y. Hedar, “Analisis Air Sungai Penerima Air Limbah Penambangan Minyak Bumi secara Tradisional pada Sumur Tua di Desa Wonocolo Kabupaten Bojonegoro,” mz, vol. 3, no. 2, Nov. 2021, doi: 10.37525/mz/2021-2/279.

R. Abbas and S. Saputra, “Valuasi Ekonomi Ekosistem Terdampak Tumpahan Minyak Di Kota Balikpapan,” JPLT, vol. 10, no. 2, pp. 234–239, Jun. 2022, doi: 10.35800/jplt.10.2.2022.54997.

H. Poerwanto, P. Sahardo, R. T. H. Simanjuntak, T. Y. Kusumawati, T. Primagani, and W. R. Pandiangan, “Prosedur Penanggulangan Dan Beban Pertanggungjawaban Akibat Tumpahan Minyak Di Laut Tier-3”.

S. E. Darza, “Dampak Pencemaran Bahan Kimia Dari Perusahaan Kapal Indonesia Terhadap Ekosistem Laut,” vol. 4, no. 3, 2020.

A. D. Witantono, “Survei Batimetri Dan Pasang Surut Untuk Perawatan Kolam 1 Pelabuhan Tanjung”.

M. Ardiansyah, A. Suryanto, and H. Haeruddin, “Hubungan Konsentrasi Minyak Dan Fenol Dengan Kelimpahan Fitoplankton Di Sungai Asem Binatur, Kota Pekalongan,” Manage. Aqua. Resourc.J, vol. 6, no. 1, pp. 95–102, Mar. 2018, doi: 10.14710/marj.v6i1.19816.

Z. A. Mas’ud, A. Syahreza, and A. S. Purwadayu, “Profil Kelarutan Limbah Minyak Bumi Dalam Air Akibat Pengaruh Surfaktan Nonionik Dan Laju Pengadukan,” . November, vol. 2, no. 2, 2009.

R. G. Harahap, D. L. Putri, and N. Nurmawati, “Studi Laju Sedimentasi Teluk Balikpapan Menggunakan Model Hidrodinamika,” JIKK, vol. 4, no. 2, Dec. 2021, doi: 10.33387/jikk.v4i2.3987.

S. Syam, “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terbentuknya Sedimen di Muara Sungai Kota Balikpapan,” Jurnal EnviScience (Environment Science), vol. 6, no. 2, pp. 124–136, Sep. 2022, doi: 10.30736/6ijev.v6iss2.366.

N. T. Maharani, A. Setiawan, and M. A. Z. Fuad, “Pemodelan tumpahan minyak (oill spill) pada perairan Kepulauan Riau menggunakan perangkat lunak general NOAA oil modelling environment (GNOME),” JIKK, vol. 5, no. 1, Jun. 2022, doi: 10.33387/jikk.v5i1.4856.

M. D. Firmansyah, A. Ismanto, S. Y. Wulandari, R. Widiaratih, A. Rifai, and W. Atmodjo, “Pemodelan Sebaran Tumpahan Minyak di Perairan Karawang, Jawa Barat,” Bul. Oseano. Mar., vol. 10, no. 2, pp. 200–212, May 2021, doi: 10.14710/buloma.v10i2.31736.

T. A. Tarigan, I. B. Prasetyawan, and S. Y. Wulandari, “Studi Pola Sebaran Tumpahan Minyak Dengan Aplikasi Model Hidrodinamika Dan Spill Analysis Menggunakan Software Mike 21 Di Perairan Selat Rupat, Provinsi Riau”.

R. M. Rampengan and P. Dahulua, “Tunggang Air Pasang Surut Dan Muka Laut Rata-Rata Di Perairan Sekitar Kota Bitung, Sulawesi Utara,” 2013.

T. Pasomba’, M. I. Jasin, and T. Jansen, “Analisis Pasang Surut Pada Daerah Pantai Tobololo Kelurahan Tobololo Kota Ternate Provinsi Maluku Utara,” 2019.

E. Supriyadi and W. S. Pranowo, “Analisis Pasang Surut Di Perairan Pameungpeuk, Belitung, Dan Sarmi Berdasarkan Metode Admiralty,” vol. 19, no. 1, 2018.

A. Rahayu and A. Daud, “Analisis Risiko Kadmium Dalam Kerang Darah Pada Masyarakat Di Wilayah Pesisir Kota Makassar”.

R. Pasaribu, A. Kabul Pranoto, A. Rahman, and D. Ayu, “Pemodelan Pola Arus Pasang Surut Menggunakan Mike 21 Di Perairan Jakarta - Cirebon,” MJ, vol. 16, no. 1, pp. 20–30, Jun. 2024, doi: 10.56064/maspari.v16i1.9.

A. T. Dianto, “Skripsi Program Studi Ilmu Kelautan Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Dan Kelautan,” 2014.

A. Anwar Saputro, Z. Hidayah, and H. Wirayuhanto, “Pemodelan Dinamika Arus Permukaan Laut Alur Pelayaran Barat Surabaya,” JK, vol. 16, no. 1, pp. 88–100, Apr. 2023, doi: 10.21107/jk.v16i1.18269.

M. F. Murtadho, “Program Studi Biologi Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang,” 2023.

A. C. A. Asri, A. A. D. Suryoputro, and W. Atmodjo, “Studi Karakteristik Arus Laut Di Perairan Marunda, Jakarta Utara”.

F. A. P. Panjaitan, S. Y. Wulandari, G. Handoyo, and G. Harsono, “Identifikasi dan Stratifikasi Massa Air di Laut Sulawesi,” Indonesian Journal of Oceanography, vol. 3, no. 3, pp. 322–331, Sep. 2021, doi: 10.14710/ijoce.v3i3.12255.

J. Hermana, “Simulasi Sebaran Tumpahan Minyak Di Perairan Dumai, Pt Caltex Pacific Indonesia”.

N. Millah, I. Anggriani, and K. Nugraheni, “Simulasi Pergerakan Tumpahan Minyak di Laut dengan Pengaruh Angin,” sjt, vol. 3, no. 3, pp. 11–19, Dec. 2019, doi: 10.35718/specta.v3i2.67.

A. Widhayanti, A. Ismanto, and B. Yulianto, “Sebaran Tumpahan Minyak Dengan Pendekatan Model Hidrodinamika Dan Spill Analysis Di Perairan Cilacap, Jawa Tengah”.

R. M. R. R. Akbar, W. R. Melani, and T. Apriadi, “Indeks Pencemaran Muara Sungai Jodoh, Kota Batam,” J. Mar. Res., vol. 9, no. 2, pp. 119–130, Apr. 2020, doi: 10.14710/jmr.v9i2.26613.

A. W. Patta, “Program Sarjana Arsitektur Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar 2011”.

U. J. Wisha, T. Al Tanto, W. Pranowo, S. Husrin, G. Kusumah, and A. Maryono, “Numerical Simulation of Ocean Wave Using High-Order Spectral Modeling Techniques: Its Influence on Transport Sediment in Benoa Bay, Bali, Indonesia,” omni.akua, vol. 15, no. 2, p. 20, Nov. 2019, doi: 10.20884/1.oa.2019.15.2.554.

Downloads

Published

2025-05-31

How to Cite

Sufriady Ady. (2025). Pengaruh Faktor Fisika Oseanografi terhadap Distribusi Cemaran Minyak di Perairan Teluk Balikpapan . Jurnal EnviScience (Environment Science), 9(1), 43–60. https://doi.org/10.30736/jev.v9i1.793

Similar Articles

<< < 1 2 3 

You may also start an advanced similarity search for this article.