Redesain Ukuran Bak Pengolah Air Limbah Industri pada Wastewater Treatment Plant PT. Petro Jordan Abadi

Marsha Savira Agatha Putri

Abstract


PT. Petro Jordan Abadi merupakan perusahaan produsen asam fosfat di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berdasarkan laporan tahunan tahun 2018, air limbah produksi semakin meningkat, dengan demikian hal ini menimbulkan oversludge yang disebabkan oleh ketidaksesuaian penginjeksian bahan kimia ke dalam bak pengolah maupun overflow debit aliran air limbah yang masuk pada salah satu unit pengolah dengan karakteristik air limbah yang belum memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh menurut Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan mengenai karakteristik dan dampak yang ditimbulkan, perlu dilakukan perancangan ulang dimensi unit pengolahan yang disesuaikan dengan kriteria desain, dan kebutuhan bahan kimia flokulan maupun koagulan. Untuk menganalisis dampak yang ditimbulkan oleh air limbah industri yang overflow, dilakukan metode pengujian sampel di Laboratorium PT. Petro Jordan Abadi. Evaluasi bak pengolah air limbah dilakukan dengan perhitungan spesifikasi masing-masing bak dan dibandingkan dengan kriteria desain menurut Metcalf and Eddy, 2003. Kemudian, dilakukan perencanaan spesifikasi masing-masing bak dan melakukan perhitungan ulang untuk memastikan bahwa perancangan yang baru telah memenuhi kriteria desain. Selain itu, juga menentukan alternatif bahan koagulan maupun flokulan yang diinjeksikan pada Primary Section dengan hasil uji jar test. Evaluasi kebutuhan koagulan dan flokulan dilakukan dengan cara membandingkan kebutuhan bahan tersebut untuk debit desain lama dengan desain baru. Hasil evaluasi mengenai karakteristik limbah yang mengalami overflow pada TK-6601 masih belum memenuhi baku mutu dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Hal ini dikarenakan semua unit pengolah belum memenuhi kriteria desain. Sehingga, perlu dilakukan pembesaran dan pengurangan ukuran dimensi. Dimensi bak yang diperbesar antara lain; Bak Ekualisasi I, serta Bak Flokulasi I dan II. Sedangkan dimensi bak yang diperkecil antara lain; pada seluruh Unit Koagulasi dan Sedimentasi, serta Bak Ekualisasi II dan III. Kebutuhan Lime Milk 5604,4 kg/hari, Alum 1204,7 kg/hari, Polimer 32,5 kg/hari, NaOH 0,9 m3/hari.




DOI: https://doi.org/10.30736/4ijev.v4iss1.130

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Litbang Pemas - Universitas Islam Lamongan

Jalan Veteran No. 53A, Lamongan, Jawa Timur


Supported by:

Relawan Jurnal Indonesia



Creative Commons License


Jurnal EnviScience is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.