Analisis Kondisi Lingkungan Sebagai Faktor Risiko Infeksi Kecacingan pada Siswa Madrasah Ibtida’iyah di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak

Authors

  • Reqgi First Trasia Departemen Parasitologi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten
  • Guruh Nata Sasmita Jurusan S1 Kedokteran, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten
  • Nur Bebi Ulfah Irawati Prodi Kedokteran, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten

DOI:

https://doi.org/10.30736/jev.v9i2.818

Keywords:

kecacingan, siswa MI, personal hygiene, risiko infeksi STH, sosial ekonomi

Abstract

Tingkat infeksi cacing di Provinsi Banten mencapai 60,7%, dengan kasus tertinggi berada di Kabupaten Lebak, yakni sekitar 63,4%. Penelitian ini merupakan penelitian observatif analitik dengan menggunakan desain studi cross-sectional dan teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswa Madrasah Ibtida’iyah yang terletak di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak. Berdasarkan hasil perhitungan jumlah sampel dengan menggunakan rumus deskriptif kategorik, jumlah sampel yang dibutuhkan adalah 84 siswa, untuk meminimalisir drop out, peneliti menambah besar sampel sebanyak 10%, sehingga jumlah sampel yang dipakai pada penelitian ini sebanyak 94%. Untuk mendapatkan data pada penelitian ini, peneliti menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan anak untuk mengukur risiko kecacingan, kuesioner Weschler Intelligence Scale for Children Fifth Edition (WISC V) untuk mengukur personal hygiene, dan skor Kuppuswamy’s Socioeconomic Scale untuk mengukur status sosial ekonomi siswa. Pada penelitian ini didapatkan proporsi siswa Madrasah Ibtida’iyah di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak yang berisiko tinggi terinfeksi Soil Transmitted Helminths (STH) yaitu sebanyak 50,5%, Proporsi siswa Madrasah Ibtida’iyah di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak dengan kebersihan kuku yang kurang sebanyak 14,7%, kebiasaan memakai alas kaki yang kurang sebanyak 13,7%, dan status sosial ekonomi menengah kebawah sebanyak 81,1%.  Proporsi siswa Madrasah Ibtida’iyah di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak yang berisiko tinggi terinfeksi Soil Transmitted Helminths (STH) yaitu sebanyak 50,5%, proporsi siswa Madrasah Ibtida’iyah di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak dengan personal hygiene yang buruk antara kebersihan kuku dan kebiasaan memakai alas kaki yaitu, kebersihan kuku yang kurang sebanyak 14,7%, kebiasaan memakai alas kaki yang kurang sebanyak 13,7%, proporsi siswa Madrasah Ibtida’iyah di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak dengan status sosial ekonomi menengah kebawah sebanyak 81,1%, dan ditemukan hubungan yang signifikan antara kebiasaan memakai alas kaki dengan risiko tinggi terinfeksi STH (pvalue 0,000), akan tetapi tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kebersihan kuku dengan risiko infeksi pada siswa Madrasah Ibtida’iyah di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak (p-value 0,090), dan terdapat hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi siswa dengan risiko tinggi terinfeksi STH (p-value 0,000).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Annida A, Fakhrizal D, Juhairiyah J, Hairani B. Gambaran status gizi dan faktor risiko kecacingan pada anak cacingan di masyarakat Dayak Meratus, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. J Heal Epidemiol Commun Dis. 2019 Jan 28;4(2):54–64.

Lydia Lestari D. Infeksi Soil Transmitted Helminths pada Anak. Sci J. 2022;1(6):423–33.

Viswanath A, Yarrarapu SNS, Williams M. Trichuris trichiura Infection. StatPearls [Internet]. 2023 Aug 14 [cited 2024 Oct 20]; Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK507843/

Kabila I, Fattah N, Arfah AI, Esa AH, Laddo N, Ela Sapta Ningsih B. Faktor Risiko Infeksi Kejadian Kecacingan pada Anak Usia Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Panambungan Makassar. Fakumi Med J J Mhs Kedokt. 2023;3(4):278–89.

Lailatusyifa N, Sartika RAD, Nuryati T. Determinan Kejadian Kecacingan pada Siswa SD. J Ilmu Kesehat Masy. 2022;11(01):57–67.

Chopra P, Shekhar S, Dagar VK, Pandey S. Prevalence and Risk Factors of Soil-Transmitted Helminthic Infections in the Pediatric Population in India: A Systematic Review and Meta-Analysis. J Lab Physicians [Internet]. 2022 Mar [cited 2025 Feb 16];15(1):4. Available from: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10104723/

Meilani IL, Mamuroh L, Shalahuddin I. Pengetahuan Ibu Tentang Penggunaan Obat Cacing pada Anak Usia 1-4 Tahun. J Obs J Pendidik Anak Usia Dini. 2023;7(4):4073–80.

Yurika E, A. S. AP, Fauziah N, Z.C A, Farhan N N, Natasia L I, et al. Profil Pengetahuan Orang Tua Terkait Penyakit Cacingan Dan Program Deworming Serta Perilaku Berisiko Terkena Cacingan Pada Anak. J Farm Komunitas. 2020;6(2):52.

Wahidah. Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Dengan Pemberian Obat Cacing Pada Anak Balita (Usia 1-5 Tahun) Di Kelurahan Kandai II. J Rev Pendidik dan Pengajaran [Internet]. 2023;6(4):502–8. Available from: http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp

Murti DTK, Setyorini RH, Triani E. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Angka Kejadian Kecacingan pada Murid Sekolah Dasar. Unram Med J. 2016;5(2):25.

Sunjana N. DLH Kab. Lebak. 2022. p. 1–643.

Wahyu PN, Baihaqi M, Damaianti LF. Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Stres pada Orang Tua dengan Anak Tunagrahita yang Dimoderasi oleh Status Sosial Ekonomi di SLB-C Kota Bandung. J Psikol Insight. 2023;5(2):183–92.

Ekayanti NPA, Damayanti PAA, Utami KC. Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Infeksi Soil Transmitted Helminths Pada Siswa Sdn 8 Ungasan. Coping Community Publ Nurs. 2022;10(6):642.

Harun S, Bedah S, Fasihat IF. Infeksi Nematoda Usus Pada Anak Usia 6-12 Tahun Di Kampung Cipamuruyan Desa Sanghiangdengdek Kecamatan Pulosari Pandeglang. Anakes J Ilm Anal Kesehat. 2019;5(2):198–206.

World Health Organization. Soil-Transmitted Helminth Infection. Soil-transmitted helminth infection. PAHO / WHO Response. 2018;9978.

Sugiartini, Ni Putu. Gambaran tingkat pengetahuan anak tentang pencegahan cacingan di desa pengeragoan wilayah kerja puskesmas II pekutatan kabupaten jembrana. Poltekkes Kemenkes Denpasar ; 2021.

Saddania S. Hubungan Personal Hygiene Dan Kejadian Kecacingan Dengan Kemampuan Kognitif Pada Siswa SD Negeri Batulaccu Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. 2019;1–134. Available from: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/23120/1/19_K011171703%28FILEminimizer%29.ok.pdf

Siti Nurwahida, Jafriati Jafriati, Siti Nurfadilah H. Hubungan Pengetahuan Orang Tua, Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Kecacingan Pada Anak SD Negeri 94 Kendari Kecamatan Nambo Kota Kendari Tahun 2023. DIAGNOSA J Ilmu Kesehat dan Keperawatan. 2024;2(1):63–76.

Arrizky MHIA. Faktor Risiko Kejadian Infeksi Cacingan. J Med Hutama [Internet]. 2020;02(01):402–6. Available from: https://www.jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/download/245/164

Lebu S, Kibone W, Muoghalu CC, Ochaya S, Salzberg A, Bongomin F, et al. Soil-transmitted helminths: A critical review of the impact of co-infections and implications for control and elimination. PLoS Negl Trop Dis [Internet]. 2023 Aug 1 [cited 2024 Oct 1];17(8). Available from: /pmc/articles/PMC10414660/

Krishnandita M, Swastika IK, Sudarmaja IM. Prevalensi Dan Tingkat Pengetahuan Mengenai Infeksi Soil Trasmitted Helminth Pada Siswa SDN 4 Sulangai , Kabupaten Badung , Bali. J Med Udayana. 2019;8(6):1–10.

Irma, Zainuddin A, Yasnani, Ado MS. Faktor Sosio Demografi Dan Infeksi Soil Transmited Helminth (Sth) Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Pros Semin Nas Cosm Kedokt [Internet]. 2024;2(1):46–54. Available from: http://prosidingcosmic.fk.uwks.ac.id/index.php/cosmic/article/view/25

Lubis R, Panggabean M, Yulfi H. Pengaruh Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu terhadap Penyakit Kecacingan Pada Balita. J Kesehat Lingkung Indones. 2018;17(1):39.

Muslimah PA. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Cacing Pada Pekerja Armada Mobil Sampah Di Kota Makassar. J Uin Alauddin [Internet]. 2017;11:124–33. Available from: http://repositori.uin-alauddin.ac.id/16253/

Indah P, Apsari B, Evayanti LG. Pemberdayaan petani dalam pencegahan infeksi cacing yang ditularkan lewat tanah di desa gelgel kabupaten klungkung. 2020;19(April):143–8.

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Trasia, R. F., Sasmita, G. N., & Irawati, N. B. U. (2025). Analisis Kondisi Lingkungan Sebagai Faktor Risiko Infeksi Kecacingan pada Siswa Madrasah Ibtida’iyah di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak. Jurnal EnviScience (Environment Science), 9(2), 177–191. https://doi.org/10.30736/jev.v9i2.818

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.