Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Kandidiasis Santri Putri di Pondok Pesantren Banjarbaru

Authors

  • Muhammad Ihsan Universitas Borneo Lestari
  • Siti Alfia Zulhida Universitas Borneo Lestari
  • Rasidah Universitas Borneo Lestari
  • Luthfia Aziza Universitas Borneo Lestari
  • Fitriana Pusat Riset Biomedis, Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Dian Nurmansyah Universitas Borneo Lestari
  • Dzul Faridah Arinal Haq Yayasan Santri Peduli Negeri

DOI:

https://doi.org/10.30736/jev.v10i2.990

Keywords:

kebersihan pribadi, candida sp., pesantren

Abstract

Kondisi kesehatan reproduksi remaja putri di lingkungan pesantren masih memerlukan perhatian khusus akibat hunian asrama yang padat, keterbatasan sarana sanitasi, serta kebiasaan personal hygiene yang belum optimal yang dapat meningkatkan risiko infeksi jamur oportunistik seperti Candida albicans. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara personal hygiene dengan kejadian kandidiasis berdasarkan pemeriksaan keberadaan Candida sp.pada sampel urine santri putri di Pondok Pesantren di Banjarbaru. Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 38 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling dari populasi 50 santri putri yang memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh melalui kuesioner kebersihan diri dan kuesioner terstruktur, serta pemeriksaan mikrobiologi laboratorium sampel urine pagi mid stream yang meliputi kultur pada media Sabouraud Dextrose Agar (SDA), pengamatan mikroskopis LPCB, dan uji germ tube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki personal hygiene kategori cukup baik (60,5%), diikuti kategori baik (36,8%), dan kurang baik (2,6%). Pemeriksaan laboratorium mengonfirmasi keberadaan Candida sp.pada 6 sampel urine (15,79%), sedangkan 32 sampel (84,21%) dinyatakan negatif. Analisis uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik antara personal hygiene dengan kejadian kandidiasis (p = 0,046; α = 0,05). Semakin baik tingkat personal hygiene santri putri, semakin rendah tingkat kejadian kandidiasis. Hasil ini menegaskan pentingnya edukasi kebersihan organ reproduksi serta peningkatan fasilitas sanitasi di pesantren.

Kata kunci: Kebersihan Pribadi; Candida albicans; Pesantren

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Farr A, Effendy I, Frey Tirri B, Hof H, Mayser P, Petricevic L, et al. Guideline: Vulvovaginal candidosis—AWMF 015/072, level S2k. Mycoses. 2021;64(6):583–602. doi:10.1111/myc.13248.

2. Nyirjesy P, Brookhart C, Lazenby G, Schwebke J, Sobel JD. Vulvovaginal candidiasis: A review of the evidence for the 2021 CDC sexually transmitted infections treatment guidelines. Clinical Infectious Diseases. 2022;74(Suppl 2):S162–S168. doi:10.1093/cid/ciab1057.

3. Farr A, et al. Vulvovaginal candidosis: Current concepts in diagnosis, treatment, and prevention. Mycoses. 2022;65(1):1–15.Nita S. Mikologi Kedokteran: Diagnosis dan Penatalaksanaan Infeksi Jamur. Jakarta: EGC; 2013.

4. Sobel JD. Recurrent vulvovaginal candidiasis: Current perspectives on diagnosis and management. Journal of Fungi. 2022;8(10):1–15.

5. Puspo Windari A. Hubungan Personal Hygiene Saat Menstruasi dengan Kejadian Keputihan pada Remaja Putri Kelas X di SMA Negeri 3 Ambon. Calory Journal : Medical Laboratory Journal. 2024;2(2). Available from: https://doi.org/10.57213/caloryjournal.v2i3.372

6. Rosati D, Bruno M, Jaeger M, Ten Oever J, Netea MG, Plantinga TS. Recurrent vulvovaginal candidiasis: An immunological perspective. Microorganisms. 2023;11(5):1211. doi:10.3390/microorganisms11051211.

7. Diah Haryono F, Setyorini N, Mastuti S. Hubungan Pengetahuan Personal Hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim. Medicomplementary J. 2021;1(1):17–20.

8. Sari N, et al. Hubungan pengetahuan dan perilaku kebersihan menstruasi dengan kejadian keputihan pada remaja putri. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah. 2023;19(1):45–55.Gonçalves B, Ferreira C, Alves CT, Henriques M, Azeredo J, Silva S. Vulvovaginal candidiasis: Epidemiology, microbiology and current perspectives. Journal of Fungi. 2023;9(2):1–20.

9. Willems HME, Ahmed SS, Liu J, Xu Z, Peters BM. Vulvovaginal candidiasis: A current understanding and future perspectives. Microorganisms. 2023;11(5):1211.

10. Utami L, Dani H, Afni Sulastina N, Kirana Y. Hubungan Personal Hygiene Terhadap Keberadaan Jamur Candida sp.Penyebab Gejala Keputihan Pada Urin Mahasiswi di Perguruan Tinggi XXXX Tahun 2024. R2J. 2024;6(4):112-20.

11. Makanjuola O, Bongomin F, Fayomi OM. An update on the epidemiology, diagnosis and treatment of vulvovaginal candidiasis. Journal of Fungi. 2023;9(3):1–18.

12. Tasic S, et al. The role of the vaginal microbiome in recurrent vulvovaginal candidiasis. Frontiers in Cellular and Infection Microbiology. 2023;13:1–14.

13. Yunita H, Salman Y, Risnawati, Hidriya H. Gambaran Candida sp.pada Urin Remaja di Panti Asuhan X Banjarmasin. J Kesehat Indones. 2022;4(2):45-51. Available from: jurnal.polanka.ac.id/index.php/jkikt

14. Izzah N, Alwi KM, Ulfah N. Faktor yang Berhubungan dengan Gangguan Keputihan pada Siswi di MA Muhammadiyah Sibatua Pangkajene. Wind Public Heal J. 2021;2(4):1338–47.

15. Puspitasari D, Rahmawati E. Hubungan personal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi. 2023;14(2):101–110.

16. Wulandari R, et al. Edukasi kesehatan reproduksi dan personal hygiene dalam pencegahan keputihan pada remaja. Jurnal Pengabdian Kesehatan. 2023;6(2):150–158.

17. Sumpter C, Torondel B. A systematic review of the health and social effects of menstrual hygiene management. PLoS ONE. 2022;17(1):1–20.

18. Hennegan J, Shannon AK, Rubli J, Schwab KJ, Melendez-Torres GJ. Women’s and girls’ experiences of menstruation in low- and middle-income countries: A systematic review and qualitative metasynthesis. PLoS Medicine. 2022;19(1):1–30.

19. Mason L, Sivakami M, Thakur H, et al. Menstrual hygiene management and reproductive tract infections among adolescent girls: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health. 2022;19(4):1–18.

20. Pratiwi Program Studi DIII Kebidanan A, Palembang A. Incident Analysis of Flour Albus Based on Knowledge, Attitude and Personal Hygiene Measures. Cendekia Med J STIKES Al-Ma’arif Baturaja. 2022;7(1):1–8.

21. Hidayat R, et al. Perilaku vulva hygiene dan kejadian keputihan pada remaja putri. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat. 2022;11(2):120–129.

22. Suminar ER, Sari VM, Magasida D, Agustiani AR. Factors Associated with the Occurrence of Vaginal Discharge in Female Students. Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya. 2022;10(3):230. doi:10.20961/placentum.v10i3.xxx.

Downloads

Published

2026-10-23

How to Cite

Ihsan, M., Zulhida, S. A., Rasidah, Luthfia Aziza, Fitriana, Dian Nurmansyah, & Dzul Faridah Arinal Haq. (2026). Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Kandidiasis Santri Putri di Pondok Pesantren Banjarbaru. Jurnal EnviScience (Environment Science), 10(2), 148–160. https://doi.org/10.30736/jev.v10i2.990

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.