Treatment Biokoagulan Serbuk Biji Kelor (Moringa Oleifera) sebagai Penjernih Air Tanah Desa Tunggunjagir Lamongan

Farah Yesi Nurjannah, Nur Lathifah Syakbanah, Rizky Rahadian Wicaksono

Abstract


Air tanah merupakan sumber daya yang penting bagipemenuhan kebutuhan hidup setiap manusia. Meningkatnya air dipengaruhi oleh semakin berkembangnya kegiatan atau usaha yang memerlukan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek penggunaan biokoagulan serbuk biji kelor (moringa oleifera) untuk perbaikan kualitas air tanah di Desa Tunggunjagir Lamongan. Treatment serbuk biji kekor 0,5 mg menggunakan metode jar test dalam 500 ml air sampel yang diambil dari 4 titik sumur sendang. Kekeruhan memiliki rata rata penurunan nilai kekeruhan sebesar 38%, penurunan nilai TDS sebesar 4%, kenaikkan nilai pH sebesar 6%, dan kenaikan nilai nitrat sebesar 813%. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan serbuk biji kelor (moringa oleifera) mampu meningkatkan kualitas fisik air tanah,tetapi ada satu parameter yang melebihi standar baku mutu yakni nitrat sedangkan untuk range nilai parameter lainnya tidak melebihi standart baku mutu.

Kata kunci : Biokoagulan, moringa oleifera, jar test, air tanah.


Keywords


Biokoagulan, moringa oleifera, jar test, air tanah

References


Aisyah, A. N. (2017). Analisis Dan Identifikasi Status Mutu Air Tanah Di Kota Singkawang Studi Kasus Kecamatan Singkawang Utara. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.26418/jtllb.v5i1.18404

Haslinah , Andi. 2016. Optimalisasi Serbuk Biji Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Koagulan Untuk Menurunkan Turbiditas Dalam Limbah Cair Industri Tahu. ILTEK. Vol.11 No.2.

Hendrawati, Delsy Syamsumarsih, N., 2013. Penggunaan Biji Asam Jawa (Tamarindus indica L) dan Biji Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L) Sebagai Koagulan Alami Dalam Perbaikan Kualitas Air Tanah. Valensi Vol. 3 No. 1, Mei 2013 (23-34). Valensi, 3(1), p.34.

Kodoatie, Robert J dan Sarief Roestam., 2012. Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Mukarromah, R. (2016). Analisis Sifat Fisis Kualitas Air Di Mata Air Sumber Asem Dusun Kalijeruk, Desa Siwuran, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo. In Unnes Physics Journal.

Ramadhani, Syahru., dkk. 2013. Perbandingan Efektivitas Tepung Biji Kelor (Moringa oleifera LAMK), Poly Aluminium Chloride (PAC), dan Tawas sebagai Koagulan untuk Air Jernih. Malang : Universitas Brawijaya.

Tilong AD. 2012. Ternyata, Kelor Penakluk Diabetes Yokyakarta “ DIFA Press”.

Widada Sugeng, Alfi Satriadi dan Baskoro Rochaddi. 2017. Kajian Potensi Air Tanah Berdasarkan Data Geolistrik Resistiviti Untuk Antisipasi Kekeringan Di Wilayah Pesisir Kangkung, Kabupaten Kendal, Privinsi Jawa Tengah. Jurnal Kelautan Tropis Maret 2017 Vol. 20(1):35–41.




DOI: https://doi.org/10.30736/5ijev.v5iss2.282

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Litbang Pemas - Universitas Islam Lamongan

Jalan Veteran No. 53A, Lamongan, Jawa Timur


Supported by:

Relawan Jurnal Indonesia



Creative Commons License


Jurnal EnviScience is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.