Valorisasi Limbah Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) menjadi Pestisida Nabati Ramah Lingkungan dalam Mendukung Pengendalian Pencemaran Pertanian

Authors

  • Daning Kinanti Sutama Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan
  • Erina Endah Kusuma Wardani Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan
  • Fenni Suryanti Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

DOI:

https://doi.org/10.30736/jev.v10i2.984

Keywords:

pestisida nabati, kulit jeruk nipis, limbah organik, waste valorization, pertanian berkelanjutan

Abstract

Penggunaan pestisida sintetis masih banyak diterapkan dalam pengendalian hama pada kegiatan pertanian. Aplikasi yang tidak tepat dapat menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain pencemaran lingkungan, risiko kesehatan, dan gangguan terhadap keseimbangan ekosistem. Kondisi tersebut mendorong pemanfaatan bahan nabati sebagai salah satu alternatif dalam pengendalian hama. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi limbah kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai pestisida nabati melalui skrining fitokimia dan pengamatan mortalitas serangga pada beberapa konsentrasi ekstrak. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%, kemudian dilanjutkan dengan skrining fitokimia secara kualitatif terhadap flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Aktivitas pestisida diuji pada konsentrasi ekstrak 5%, 10%, dan 15% dengan waktu pengamatan selama 24 jam. Hasil skrining menunjukkan adanya flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin dalam ekstrak kulit jeruk nipis. Mortalitas serangga uji berturut-turut sebesar 30%, 60%, dan 90% diperoleh pada konsentrasi 5%, 10%, dan 15%, sedangkan perlakuan kontrol menghasilkan mortalitas 0%. Peningkatan mortalitas pada konsentrasi yang lebih tinggi menunjukkan potensi ekstrak kulit jeruk nipis untuk dikembangkan sebagai pestisida nabati. Pemanfaatan kulit jeruk nipis juga memberikan peluang peningkatan nilai guna limbah organik melalui pendekatan waste valorization.

Kata kunci: pestisida nabati; kulit jeruk nipis; limbah organik; waste valorization; pertanian berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Amalia DW, Dewi R. Pemanfaatan Ekstrak Kulit Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) Untuk Pembuatan Pestisida Nabati. Seminar Nasional Fakultas Teknik (SNFT) 2022 [Internet]. 2022;1003–9. Available from: https://snft2022.ft.unimal.ac.id/TK/016-TK.pdf

2. Ayilara MS, Adeleke BS, Akinola SA, Fayose CA, Adeyemi UT, Gbadegesin LA, et al. Biopesticides as a promising alternative to synthetic pesticides: A case for microbial pesticides, phytopesticides, and nanobiopesticides. Front Microbiol. 2023;14(February):1–16. doi:10.3389/fmicb.2023.1040901

3. Tudi M, Ruan HD, Wang L, Lyu J, Sadler R, Connell D, et al. Agriculture development, pesticide application and its impact on the environment. Int J Environ Res Public Health. 2021;18(3):1–24. doi:10.3390/ijerph18031112 PubMed PMID: 33513796.

4. Ediagbonya TF, Areo IO, Mupenzi C, Mind’je R, Kamuhanda JK, Kabano S. Reduced pesticide dependency through crop management. Discover Applied Sciences. 2025;7(7). doi:10.1007/s42452-025-07248-y

5. Lengai GMW, Muthomi JW, Mbega ER. Phytochemical activity and role of botanical pesticides in pest management for sustainable agricultural crop production. Sci Afr. 2020;7:e00239. doi:10.1016/j.sciaf.2019.e00239

6. Ngegba PM, Cui G, Khalid MZ, Zhong G. Use of Botanical Pesticides in Agriculture as an Alternative to Synthetic Pesticides. Agriculture (Switzerland). 2022;12(5). doi:10.3390/agriculture12050600

7. Daraban GM, Hlihor RM, Suteu D. Pesticides vs. Biopesticides: From Pest Management to Toxicity and Impacts on the Environment and Human Health. Toxics. Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI); 2023. doi:10.3390/toxics11120983

8. Chaudhary S, Kumar Yadav S, Verma P, Sagar S, Lal M. Botanical Insecticides for Crop Protection: Major Classes and Possible Mechanisms of Action. In. 2024. doi:10.5772/intechopen.1006743

9. Herawati D, Ekawati ER, Yusmiati SNH. Identification of saponins and flavonoids in lime (Citrus aurantifolia) peel extract. Proceedings of the International Conference on Industrial Engineering and Operations Management. 2020;(August):3661–6.

10. Wardani EEK, Sutama DK, Suryanti F, Khariro K. Optimasi waktu maserasi pada ekstraksi flavonoid dari limbah kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Jurnal EnviScience. 2026;10(1):43–50.

Downloads

Published

2026-10-23

How to Cite

Daning Kinanti Sutama, Wardani, E. E. K., & Suryanti, F. (2026). Valorisasi Limbah Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) menjadi Pestisida Nabati Ramah Lingkungan dalam Mendukung Pengendalian Pencemaran Pertanian. Jurnal EnviScience (Environment Science), 10(2), 88–98. https://doi.org/10.30736/jev.v10i2.984

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.