Persepsi Ibu Hamil Tentang Budaya Dan Mitos Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Padangan Kabupaten Bojonegoro

Authors

  • Husnul Muthoharoh Universitas Islam Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.30736/md.v7i2.126

Keywords:

Persepsi, Ibu hamil, Budaya, Mitos

Abstract

Proses kehamilan tidak bisa lepas dari mitos yang berkembang di masyarakat terutama di pulau Jawa yang masih kental dengan budaya Jawa.  Padahal, mitos yang terjadi di masyarakat tidak sepenuhnya sejalan  dengan ilmu pengetahuan yang telah berkembang, bahkan masih banyak mitos tentang kehamilan yang membahayakan keselamatan ibu dan janin.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap obyek yang diteliti melalui data sampel atau populasi sebagaimana adanya, tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang memeriksakan dirinya di Puskesmas Padangan Kabupaten Bojonegoro. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, sejumlah 47 ibu hamil..

          Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil mendapatkan dukungan personal dari suami yakni sebesar 39%. Mayoritas ibu hamil lebih senang jika berdiskusi terkait masalah kehamilannya dengan suami yakni sebesar 74,5 %. Sumber nasihat paling banyak dipercaya oleh ibu hamil adalah dari orang tua yakni sebesar 95,7%.  Dari aspek budaya, ibu hamil di wilayah kerja pukesmas Padangan Bojonegoro masih banyak yang mempercayai mitos mulai dari pantang makan sampai pantang berperilaku. Persepsi ibu hamil tentang mitos juga masih cukup tinggi yakni mitos positif sebesar 59,6%.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih banyak ibu hamil yang percaya dengan budaya dan mitos terkait dengan kehamilan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budiman, Riyanto. (2013). Kapita Selekta Kuesioner: Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika

Devy S.R., dkk. (2011). Perawatan Kehamilan dalam Perspektif Budaya Madura di Desa Tambak dan Desa Rapalaok Kecamatan Omben Kabupaten Sampang. Jurnal Promosi Kesehatan, 1(1).

Fauziah, C. (2009). Mitos-Mitos Tentang Kehamilan. Nangroe Aceh Darussalam: Aceh Research Training

Fitria. (2009). Prinsip Dasar dan aplikasi penulisan laporan pendahuuan dan strategi pelaksanaan tindakan. Jakarta: Salemba Medika.

Harnindita. (2015). Hubungan usia, pendidikan, paritas dengan sikap ibu hamil mengenal tanda-tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Piyungan Bantul tahun 2015. Yogyakarta: Stikes Aisyiyah.

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Riset Kesehatan Dasar, Riskesdas 2014. Kementerian Kesehatan. Khoililurrohman. (2003). Hubungan Antara Kepercayaan Terhadap Mitos Kehamilan Dengan Perilaku Kehati-Hatian Menjelang Persalinan. Psikologi UGM Yogyakarta.

Manuaba. 2010. Ilmu kebidanan, Penyakit Kandungan dan KB untuk Bidan. Jakarta: Arcana. Meutia. F, Swasno. (1998). Kehamilan, kelahiran, perawatan ibu dan bayi dalam aspek budaya indpnesia. Jakarta: UI. Nirwana A. B. (2011). Kapita Selekta Kehamilan. Yogyakarta: Huna Medika.

Notoatmodjo. (2003). Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2nd ed. Jakarta: Rineka Cipta

Priyadi. (2006). Makna Simbolis Pantangan pada Wanita Hamil di Pedesaan Banyumas. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 6 (3).

Syarifudin. (2010). Sosial Budaya Dasar. Jakarta: Trans Info Media

Tino. (2009). Menjawab Mitos-Mitos Kehamilan dan Menyusui. Yogyakarta: Media Pressindo

Downloads

PlumX Metrics

Published

2015-12-28

How to Cite

Muthoharoh, H. (2015). Persepsi Ibu Hamil Tentang Budaya Dan Mitos Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Padangan Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Midpro, 7(2), 55–65. https://doi.org/10.30736/md.v7i2.126

Most read articles by the same author(s)